Kamis, 09 September 2010

Pasrah

Oleh : R. Benny Murdhani

Masih berhubungan ama CPNS Kementerian Luar Negeri 2010. Tadi iseng cari blog yang sharing pengalaman tes CPNS Kementerian Luar Negeri 2010, dan ketemu blog ini.

Tau gak yang bikin saya pasrah kepada Tuhan. Berikut saya kutipkan :
"untuk tahun ini, Kemenlu membutuhkan 60 orang untuk PDK, 30 orang untuk BPKRT, 25 orang PK, 1 orang Dokter Umum dan 1 orang Dokter Gigi. Padahal peserta ujian total mencapai 4.678 orang lhoh. What a tight competition, huh!? Hufff… "

Tapi prinsipku sekarang satu "Tuhan tidak pernah salah rencana".

Selasa, 07 September 2010

(Nemenin) Beli Kamera Digital

Oleh: R. Benny Murdhani (sekarang sudah sesuai akta kelahiran, hehe....)

Kemarin siang, temanku Ali telepon aku. Dia bilang minta ditemeni beli kamera digital. “Ok”, itu jawaban singkatku menerima tawaran dia. Toh juga kemarin aku tak ada kegiatan apa-apa (dan memang sering sekali aku tidak kegiatan..hehe)

Singkat cerita, siang itu kami telah sampai di Depo Pelita Sokaraja. Setelah memarkir motor, kami masuk ke Depo Pelita.

Stand kamera digital letaknya ada di sebelah kanan. Jadi begitu masuk, kita tengokan kepala kita ke arah kanan (hehe…). Disana sudah menanti mbak dan mas berseragam biru ala Depo Pelita, siap melayani pembeli.

Dengan alasan warna (Ali suka banget warna item dan cuma mau kamera warna item) dan bujet maksimal 1,5 juta, kami ditawari Samsung ES25 dan Sony yang saya lupa tipenya.
Transaksi berlangsung cukup lama karena kami Ali kebingungan untuk memilih yang mana yang akan dibeli. Banyak hal yang menjadi pertimbangan kami :

1. Harga
Dari segi harga, Samsung memasang bandrol yang lebih rendah daripada Sony, yaitu sekitar 350 ribu. Samsung memberi harga Rp. 1 juta (di internet saya cek 995 ribu, selisih 5 ribu dari harga di Depo Pelita), sedangkan Sony memberi harga Rp. 1.350.000,-(karena saya lupa tipenya, saya gak bisa cek harganya di internet).

2. Gambar
Dari segi gambar, Samsung memberikan gambar dan warna yang tajam, sedangkan Sony memberikan gambar yang natural dan sesuai dengan aslinya. Dari segi gambar ini, saya pribadi cenderung memilih Samsung (dan akhirnya memang Ali memilih Samsung)dibanding Sony. Di mata saya, hasil foto dari Samsung terasa lebih "nyeni".
Orang lain bisa saja memilih Sony, karena semua tergantung selera.

3. Merk
Orang awam mungkin akan lebih memilih Sony dibandingkan Samsung. Merk Sony memang telah kuat di beberapa produk seperti konsol game, walkman, TV, dll. Tapi jangan berpikir seperti itu dulu, karena kemarin mbak penjaga stand bilang kalau Samsung ternyata telah lebih lama berkecimpung di jenis produk kamera dibandingkan Sony. A new fact I found yesterday.

4. Fitur, lensa dan body
Dari segi fitur sebenarnya Sony lebih menarik. Satu fitur dari Sony yang sempat saya coba adalah fitur Smile shutter, yaitu fitur dimana kamera akan otomatis mengambil gambar alias "shoot" ketika mendeteksi wajah yang tersenyum. And it works guys, nice actually.... Untuk Samsung sendiri fiturnya tidak sempat saya coba meski kata mbaknya fitur-fitur di Samsung tidak terlalu jauh berbeda.
Kedua kamera ini, baik Sony maupun Samsung sudah bisa video dengan durasi sesuai dengan ketersediaan memory penyimpanan. Untuk memory card 4 GB dengan setelan "best quality", video yang bisa disimpan sekitar 30 menitan.
Dari segi body, Samsung terasa lebih ringan dibawa. Mungkin karena faktor LCD view yang disematkan Samsung lebih kecil dibandingkan milik Sony. Body Samsung juga menurut saya pribadi lebih kecil daripada Sony. Kemarin sih kami hanya ditawari yang warna item karena sejak awal Ali memang ingin yang warna item.
Untuk lensanya, Samsung lebih unggul karena memberikan 4x optical zoom. Sony hanya memberikan 3x optical zoom.

5. Memory card
Dua-duanya tidak menyertakan memory card dalam paket penjualannya. Jadi kita harus membeli memory card secara terpisah. Kemarin Ali sih membeli yang 4 gb. Seperti yang udah saya tulis di atas, untuk kualitas gambar terbaik, durasi video yang bisa disimpan sekitar 30 menit. Sedangkan untuk foto kualitas terbaik, bisa sekitar 4 ribu foto.

6. Baterai
Kedua kamera ini menggunakan baterai AA. Sebenarnya kami ditawari juga tipe lain yang menggunakan baterai lithium, tapi dengan pertimbangan fleksibilitas, mbak penjual menyarankan untuk memilih yang menggunakan baterai AA. Betul juga sih pikirku. Coba bayangkan kamu lagi jalan-jalan ke tempat yang ga ada daya arus listrik, sedangkan kamera digital kamu yang baterainya lithium lagi lowbet. Ga bisa ngecas kan.
Beda kalo pake yang baterai AA karena baterai jenis ini relatif mudah ditemukan (dibeli tapi lho...) di toko dan supermarket, atau bahkan warung-warung kecil. Jadi kamu bisa bawa cadangan baterai AA yang banyak kalau mau bepergian ke tempat dimana kamu gak yakin kamu bisa ngecas di tempat itu. Mahal?? Ga juga. Kan kamu masih bisa beli baterai AA yang rechargeable. Kemarin sih baterai AA merk Energizer yang bisa dices
harganya 65 ribu sepasang. Kalo yang plus chargernya 150 ribu plus 2 baterai.

Dan, setelah mempertimbangkan hal-hal di atas, kami (Ali lebih tepatnya..) memutuskan membeli Samsung ES25. Dan you know what, kamera itu tinggal stok satu-satunya yang warnanya item. Pertanda alam memang.

Minggu, 05 September 2010

#1 Tes Kemenlu : Pengalaman Tes Substansi CPNS Kemenlu 2010

Oleh : R. Benny Murdhani

Badan masih pegel rasanya pas nulis tulisan ini. Maklum, abis pulang dari Jakarta.
Ngapain ke Jakarta?

4 September 2010 kemaren, saya baru saja mengikuti tes CPNS Kemenlu 2010. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tes tahun ini juga kembali diadain di Jakarta International Expo Kemayoran atau lebih akrab disebut PRJ alias Pekan Raya Jakarta.

Datang ke PRJ sekitar jam 06.30 ternyata sudah banyak para peserta lain yang pada dating. Ada yang ngobrol bareng temennya, baca-baca materi, bahkan ada juga yang dengan kerepotan mencari bolpoint buat alat tulis ujian (seperti saya...hehehe).

Sekitar pukul 08.00, gerbang buat masuk ke dalam dibuka. Antrian dipisah-pisah berdasarkan formasi yang dilamar. Karena saya melamar untuk PDK, jadilah saya mengantri cukup lama bersama sekitar 4000 orang yang melamar untuk posisi PDK ini.

Sekitar pukul 09.00, saya sudah berada di ruangan. Setelah ngisi absen dan nempel stiker di bangku, soal dibagiin. Deg-degan banget waktu itu. Nebak kira-kira soalnya apa ya..
Tepat pukul 09.23, tes dimulai. Dengan waktu yang diberikan 3 jam, berarti tes akan selesai pukul 12.23.

Tes ujian substansi terdiri dari soal bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk soal bahasa Indonesia, terdiri dari 20 soal pilihan ganda, 10 soal isian singkat, dan 6 soal essay. Mari saya bahas satu persatu (seingat saya tapi ya…^_^)
• Pilihan ganda
Untuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal hanya bernilai 10 persen. Itu
artinya setiap kita bisa menjawab 2 soal dengan benar, kita baru mendapat 1 poin nilai. Soal yang kemaren keluar sih misalnya:
- Undang-undang manakah yang mengatur tentang korupsi
- Negara mana yang bertukar dengan Brunei Darussalam untuk menjadi ketua ASEAN tahun 2011
- Negara mana yang tidak mempunyai imigran gelap di Indonesia
- Siapa sekjen ASEAN sekarang
- Empat pilar RI menurut pidato Pak SBY
- Dll……
• Isian singkat
10 soal isian singkat ini bernilai 10 poin. Jadi 1 soal bernilai 1 poin. Seperti dengan pilihan ganda, soal dalam isian singkat ini pun cenderung hafalan. Beberapa soal yang kemaren keluar yaitu:
- Kepanjangan REDD
- Isi teks proklamasi
- Semboyan dan hymne ASEAN
- 10 negara yang berbatasan laut dengan Indonesia
- 10 negara yang termasuk dalam G-20
- Isi deklarasi Djuanda
- Dll…(saya lupa..hehe)
• Essay
Dari 6 soal yang diberikan, untuk S1 seperti saya diminta memilih dan menjawab 3 pertanyaan saja. Sedangkan untuk S2 kalau tidak salah diminta menjawab 4 soal. Serius lah dalam menjawab 3 soal essay ini karena total nilainya 30 poin. Jadi 1 soal yang beranak-pinak itu bernilai 10 poin.
Beberapa soal yang kemaren keluar
- seputar konflik Indonesia- Malaysia dan solusi apa yang terbaik jika kamu jadi diplomat
- seputar penangkapan Abu Bakar Baasyir dan bagaimana pandangan kamu tentang terorisme di Indonesia terkait dengan Indonesia sebagai Negara dengan mayoritas Islam, Negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, dan Indonesia sebagai anggota masyarakat internasional.
- Seputar inter-faith dialogue
- Dll…

Untuk soal bahasa Inggrisnya, semuanya berbentuk essay. Ada 6 soal yang diberikan. Untuk S1 diminta untuk menjawab 3 soal saja. Disini tantangannya terutama adalah pada vocabulary, karena saya sendiri merasa kebingungan mencari kata yang tepat untuk kata-kata seperti kedaulatan, batas Negara, dll.
Beberapa soal yang kemaren keluar:
- What is the potential threat dealing with a good image of Indonesia and how to overcome that challenge?
- International issue like Israel attacked MV Mavi Marmara, the growth of China’s economy, what we have to do to keep our nation as a unity nation, particularly dealing with our territory.

Oh iya, melihat pengalaman kemaren, saya menyarankan kepada teman-teman yang mau ikutan tes CPNS atau tes kerja lainnya, jangan lupa memakai jam tangan. Karena dari pengalaman kemaren, di dalam ruangan PRJ hall A tidak ada sama sekali jam dinding. Hal ini yang menyebabkan banyak peserta kebingungan ketika tiba-tiba panitia berkata bahwa waktu tinggal 15 menit lagi.
Satu lagi, khusus untuk CPNS Kemenlu, jangan lupa untuk membawa bolpoint lebih dari satu karena dalam tes substansi, kita bakal menulis banyak (terutama untuk soal essay). Kerjakan juga soal bahasa Inggris dulu karena bagian ini bernilai 50 poin dari 3 soal. Dan terakhir, jangan lupa berdoa kepada Tuhan YME karena semua yang terjadi dalam hidup kita adalah karya dan rencana Tuhan YME.

Update tanggal 5 September 2012:
Berhubung banyak sekali pembaca blog saya ini yang mencari gambaran tes Kementerian Luar Negeri, berikut link tulisan saya yang lain kelanjutan dari tes pertama ini.

1. #2 Tes Kemenlu : Tes Bahasa Asing CPNS Kemenlu 2010 (Tes Tahap Kedua)
http://kamar-kata.blogspot.com/2010/10/cpns-kemlu-tes-tahap-2-tes-bahasa-asing.html

2.#3 Tes Kemenlu : Tes Akhir CPNS Kemenlu 2010 (Tes Tahap Akhir)
http://kamar-kata.blogspot.com/2011/06/3-tes-kemenlu-tes-akhir-cpns-kemenlu.html

Selamat membaca. Semoga berguna
 

Minggu, 29 Agustus 2010

Menjadi Produktif

oleh :Robertus Benny Murdhani

Akhir-akhir ini saya sering merasa bahwa saya sering merasa tidak memanfaatkan waktu dengan maksimal. Banyak sekali waktu yang saya merasa berjalan begitu saja. Kalau kata saya sih sekarang saya sedang menjadi "tidak produktif". Tengok saja blog ini. Sudah lama sekali saya tidak posting di blog ini. Seakan blog ini menjadi tak bertuan.

Banyak sekali hal yang dijadikan dalih atau alasan pembenaran dalam "ketidakproduktifan". Alasan yang paling sering muncul adalah keterbatasan waktu. Contoh saja saya. Saya sering merasa tidak waktu dalam mengupdate blog ini. Sibuk ini lah sibuk itu lah, padahal realitanya saya masih punya waktu untuk sekedar mengeluarkan uneg-uneg di blog ini. Yah, inilah saya saat ini. Manusia dengan berbagai kekurangan.

Selain masalah "kekurangan waktu", ada lagi hal yang sering dijadikan alasan ketika kita menjadi tidak produktif. "Masih ada waktu". Itulah alasan yang sering muncul ketika kita diberi tugas atau pekerjaan. Sering sekali kita menunda meyelesaikan pekerjaan atau tugas dengan alasan sejenis di atas : "Ntar aja ah garapnya, masih ada waktu ini", atau "Besok aja garapnya ah pas mau ditumpuk". Seprti itulah.

Terbiasa menjadi tidak produktif sebenarnya cukup berbahaya. Ketidakproduktifan akan sangat membuat kita malas dan membuat kita terbiasa dengan ritme bermalas-malasan tersebut. Rasa malas itu seperti virus. Menyebar dari satu bagian ke bagian lain.
Fenomena ini pernah saya alami sewaktu mengerjakan skripsi. Saya pernah merasa tidak produktif dalam mengerjakan skripsi ketika selesai seminar proposal. Rasa lega setelah selesai seminar proposal keterusan hingga tanpa sadar beberapa hari dan minggu berlalu tanpa mengerjakan apa-apa.

Ketidakproduktifan juga sangat tidak bagus untuk hal-hal yang menuntut kebiasaan. Saya contohkan diri saya sendiri. Setelah lama tidak menulis dan posting di blog ini,seakan otak dan tangan tidak bisa lagi menulis. Satu paragraf saja rasanya sulit untuk keluar menjelma menjadi tulisan. Makanya, mulai hari ini saya akan mencoba untuk terus produktif dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-sebaiknya.

NB; tulisan ini hasil permenungan setelah melihat blog teman saya.

Selamat berjuang menjadi produktif.

Minggu, 15 Agustus 2010

Selamat Jalan Romo Slamet


Oleh : Robertus Benny Murdhani

Setiap manusia pasti akan berpulang kepada Sang Pencipta.
Selamat Jalan Romo Slamet. Semoga engkau diterima di sisi-Nya.

Masa Pertumbuhan Kita

Kalian pasti pernah menerima ucapan dari teman atau saudara kalian dengan bunyi kira-kira seperti ini " Makan yang banyak ya. Kan lagi ...