Minggu, 30 September 2012

Gangnam Style, Invasi Baru Korea Selatan


Korea Selatan seakan tak pernah berhenti menginvasi dunia hiburan dunia. Setelah sederet nama seperti Girl Generation, Super Junior, Big Bang, dan boyband atau girlband asal Korea yang sukses dengan musik K-POP, kini muncul lagi satu tren yang muncul, yaitu Gangnam Style.

Ya, akhir-akhir ini, Gangnam Style ini menjadi semacam tren yang mendunia. Tak hanya ke menyebar ke Asia saja, tapi tren ini sudah menyebar sampai ke Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Gangnam Style sendiri adalah tarian yang pertama kali dipopulerkan oleh salah seorang rapper asal Korea bernama Psy. Dengan gaya tari yang unik, yaitu seperti gaya orang memacu kuda, Gangnam Style ini dalam sekejap menjadi populer di kalangan masyarakat dunia.

Melihat fenomena Gangnam Style sendiri, saya memiliki dua hal yang ada di pikiran saya. Yang pertama adalah bagaimana fenomena Gangnam Style ini bisa begitu saja meledak. Menurut pendapat saya, cepatnya Gangnam Style ini meledak di pasaran adalah karena masyarakat sendiri mulai sedikit merasa jenuh dengan penampilan boyband dan girlband K-POP yang seakan tak ada bedanya antara satu grup dengan grup lain. Kehadiran Psy dengan Gangnam Style itu menjadi semacam oase di tengah-tengah gurun “K-POP” yang dipenuhi pria tampan dan wanita cantik. Psy hadir memberikan “warna” yang berbeda di dunia hiburan Korea Selatan dan dunia.

Namun, setelah hal pertama tersebut, ada hal kedua yang terpikir dalam pikiran saya terhadap Gangnam Style, yaitu bagaimana Gangnam Style sendiri sebenarnya adalah salah satu upaya diferensiasi dari dunia hiburan Korea Selatan untuk menginvasi dunia hiburan di seluruh dunia. Gangnam Style muncul sebagai salah satu “produk jualan baru” yang ditawarkan oleh Korea Selatan, setelah sebelumnya produk “K-POP” mereka laris manis di pasaran penikmat hiburan di seluruh dunia.

Mungkin setelah K-POP dan Gangnam Style, Korea Selatan akan terus melakukan diversifikasi dunia hiburan mereka dengan film komedi atau horror Korsel, atau K-Rock. Kita tunggu saja serangan Korea Selatan berikutnya.

Senin, 24 September 2012

Musik: Wherever You Will Go (The Calling) Cover by R. Benny Murdhani

Listen my first experiment to cover a song in Soundcloud
Software and Tools:
- Audacity 2.0.2
- Voice Recorder on my phone.

Click link below:



Wherever You Will Go (The Calling) Cover by R. Benny Murdhani

Bagaimana Resolusimu Tahun Ini?

Tak terasa kalender sudah berganti hingga ke bulan September ini. Itu artinya sudah tinggal sekitar 3 bulan lagi tahun 2012 akan habis, dan kita akan melanjutkan ke tahun 2013. Lalu bagaimana dengan resolusi kalian di tahun 2012 ini, yang sudah kalian tulis di awal tahun. Sudah berapakah yang tercapai dan berapakah yang belum?

Resolusi memang seringkali hanya sekedar bagian dari euforia awal tahun baru. Saya sendiri termasuk orang yang seringkali membuat resolusi di awal tahun,namun tanpa pernah secara serius untuk mewujudkan resolusi-resolusi tersebut.

Apakah Anda seperti itu juga?
Mumpung masih 3 bulan lagi hingga penghujung tahun 2012, sudah saatnya kita menengok kembali catatan resolusi-resolusi tahun 2012 yang sudah kita tuliskan di awal tahun ini. Dan marilah kita berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Siapa tahu, Tuhan hanya memberikan kita hidup hanya hingga akhir tahun 2012 ini saja.

Selamat menjalani hidup

Sabtu, 15 September 2012

Poztmo.Com, Solusi Nonton TV Lokal Secara Online

Pengen nonton TV tapi kok ga punya TV?
Itulah yang sedang saya alami selama 2 tahun ini. Sudah 2 tahun di Jakarta ini saya tidak lagi rutin menonton TV. Bukan sok idealis atau sengaja tidak menonton, tapi karena memang saya tidak punya TV. Ya memang si, di rumah saudara tempat saya menumpang tinggal ini terdapat 1 TV. Tapi ya bagaimana lagi, namanya juga numpang, jadi nonton TV pun harus sesuai selera dengan si empunya rumah. Dan karena visi yang tidak sejalan..eh..maksud saya karena perbedaan selera acara TV, akhirnya saya mengalah untuk tidak menonton TV dan memilih untuk melakukan kegiatan lain.

Tadinya si saya pasrah untuk tidak menonton TV. Tapi akhirnya, berbekal rasa ingin nonton TV, terutama MasterChef 2 di RCTI sih, dan paket internet di modem, saya mulai mencari-cari informasi situs apa yang memberikan fitur streaming TV lokal. Dan setelah searching di Google sekian lama (lebay sih..hehe) akhirnya ketemulah situs Poztmo.com ini..

Ada beberapa stasiun TV lokal,RCTI, Global TV, SCTV, MNC TV, dan TV One, yang bisa ditonton secara streaming di situs ini. Kelebihan dari situs ini adalah karena mereka memiliki beberapa server yang bisa digunakan untuk menonton. Jadi kalau satu server bufferingnya lama atau gagal, kita bisa mencoba server lainnya. Cuma ya memang, untuk menonton TV secara online ini, paket internet kita memang harus stabil kecepatannya, karena kalau tidak ya bisa dijamin kita tidak bisa nyaman untuk menonton acara favorit kita. Dari pengalaman saya si, minimal kecepatan internet kita harus HSDPA agar acara TV bisa kita tonton dengan lancar.

Jadi, buat yang mau nonton acara TV secara online, langsung saja streaming dari situ Poztmo.com di sini. Selamat menonton
RCTI, Global TV, MNC TV, TV One, SCTV Sumber artikel ini adalah : http://www.poztmo.com/2011/08/rcti-online-live-streaming.html Copyright by http://www.poztmo.com. Terima kasih telah membaca artikel ini dan menyebarkannya.
RCTI, Global TV, MNC TV, TV One, SCTV Sumber artikel ini adalah : http://www.poztmo.com/2011/08/rcti-online-live-streaming.html Copyright by http://www.poztmo.com. Terima kasih telah membaca artikel ini dan menyebarkannya.
RCTI, Global TV, MNC TV, TV One, SCTV Sumber artikel ini adalah : http://www.poztmo.com/2011/08/rcti-online-live-streaming.html Copyright by http://www.poztmo.com. Terima kasih telah membaca artikel ini dan menyebarkannya.
RCTI, Global TV, MNC TV, TV One, SCTV dan Mivo TV Sumber artikel ini adalah : http://www.poztmo.com/2011/08/rcti-online-live-streaming.html Copyright by http://www.poztmo.com. Terima kasih telah membaca artikel ini dan menyebarkannya.
RCTI - Global - MNC - SCTV - Mivo Sumber artikel ini adalah : http://www.poztmo.com/2011/08/rcti-online-live-streaming.html Copyright by http://www.poztmo.com. Terima kasih telah membaca artikel ini dan menyebarkannya.

Rabu, 05 September 2012

Di Ujung Bandara

sumber: Pinterest
  
Karena terkadang, kita harus merelakan orang yang kita cintai pergi meninggalkan kita
Agar ia bisa terbang mengejar mimpi-mimpinya.
Karena cinta juga soal keikhlasan..

***

"Mario memang tak pernah benar-benar mencintaiku", kataku dalam hati.
"Jika memang dia benar-benar mencintaiku, harusnya ia bisa melawan keinginan orang tuaku yang memaksaku melanjutkan kuliah di luar negeri. Tapi lihat sekarang, bahkan mengantar kepergianku saja tidak."

Kesedihan bercampur rasa kesal menyesaki batinku. Kesedihan karena aku terpaksa harus berpisah dengan Mario, lelaki yang sudah kupacari tiga tahun ini. Lelaki yang menemani hari-hariku di dalam suka maupun duka. Dan kini, segala impian bersama kami untuk menikah dan membangun keluarga bahagia harus pupus karena orang tuaku memaksaku untuk melanjutkan studi di London, Inggris.
 
Sepi aku menyendiri
Diantara keramaian
Bersamamu menemani
Dipenghujung hari


"Ayo Martha, bersiap-siap. Ada tidak barang-barang yang lupa kaubawa"? kata Mamaku.
Kugelengkan kepalaku sebagai jawaban. Aku sedang tidak ingin berbicara dengan Mamaku.

"Yasudah kalau begitu. Jangan sampai ada barang-barangmu yang ketinggalan di Indonesia." Suara mama tak kuabaikan sama sekali.

Mungkin hati tak ingin pergi
Bila kau yang menahan diri
Tak terdiam,tak membisu
Lepas sudah aku meragu

Jangan sampai hati
Biarkan aku pergi
Tersentak dan terlewati
Masa yang terindah disini


Kutatap lalu lalang orang di terminal 2 Soekarno Hatta ini. Ada sepasang lelaki dan perempuan yang tampak mesra. Tertawa dan tersenyum bahagia. Tampaknya mereka adalah pasangan pengantin baru yang akan pergi ke luar negeri untuk berbulan madu.

"Andai saja aku dan Mario bisa seperti mereka. Entah aku dan Mario bisa bersatu lagi atau tidak"

"Andai saja Mario datang disini dan memintaku untuk tidak pergi, aku pasti tidak akan pergi. Aku pun pasti akan melawan keinginan orang tuaku. Tapi nyatanya.... Bahkan sekadar telepon saja tidak"

Tanpa sadar, perlahan air mata keluar merembes dari sudut mataku. Pelan menuruni pipiku.
"Mario...kenapa kau tak menahanku untuk pergi."

"Perhatian perhatian. Penumpang Qatar Airways Nomor Penerbangan QR 761 dipersilahkan untuk bersiap-siap untuk boarding."

"Martha, ayo kita mengantri. Kita sudah akan boarding.", suara Mama mengingatkanku.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, tubuhku beranjak dari tempat duduk. Kuikuti Mamaku yang berjalan menuju pintu antrian boarding.

"Selamat tinggal Indonesia. Selamat tinggal Mario...", bibirku mengucap perlahan.

***

Kuamati sosok wanita yang sedari tadi tampak lemas dan tak bersemangat di ujung ruang tunggu penumpang terminal 2 ini.

"Martha. Semoga saja kamu bisa meraih segala cita-citamu di London sana. Ingin sekali rasanya aku berlari memelukmu dan memintamu untuk tidak pergi.", batinku.

"Tapi aku tak ingin egois dengan menahanmu pergi dan kamu gagal meraih cita-citamu."

Katakan sesuatu untuk menahanku
Jangan diam kau membunuh
Langkahmu menjauh
Mengapa kau tak menahan ku pergi saat cinta terbang kau sampai hati
Mangapa kau tak menahan langkahku dibandara ini

Aku menyadari aku tak berarti
Kau tak lagi sedih ku tinggal pergi dibandara ini



Ditulis untuk #30HariLagukuBercerita.
Terinspirasi dari lagunya Ribas - Bandara
CC; @ekaotto dan @sunoesche