Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

Review Buku : "Kastana Taklukkan Jakarta" Oleh Soleh Solihun

Judul buku : Kastana Taklukan Jakarta
Penulis : Soleh Solihun
Penerbit : Penerbit Literati Imprint dari Penerbit Lentera Hati
Jumlah halaman: 290 hlm
Terbit : Maret 2013
Harga: Rp. 49.000,-

Alasan kenapa saya membeli buku ini adalah karena awalnya saya mengira buku ini akan memuat pendapat, opini maupun cara dan tips seputar jurnalisme musik dari seorang Soleh Solihun. Hal itu terbersit setelah saya membaca sinopsis yang ada di cover belakang buku ini yang berbunyi:
"Seluk beluk pekerjaan di dunia jurnalistik, khususnya jurnalistik dunia hiburan, digambarkan dengan ringan dan segar oleh Soleh Solihun."
Dan, setelah selesai membaca buku ini dalam waktu sekitar 8 jam, ternyata buku ini berisi lebih dari apa yang saya pikirkan. Ya meski sebenarnya, saya justru ingin sekali Soleh Solihun membuat semacam buku pintar menjadi jurnalis musik.
Dalam buku ini, Soleh menceritakan kisah perjalanannya dari ketika masih usia SD, saat ia bercita-cita menjadi ABRI (baca: tentara) dan Ustad…

Makan Hemat Di Chicken Story

Kejadian makan hemat ini baru saja saya alami tadi. Jadi ceritanya, saya dan pacar saya lagi jalan-jalan di Atrium Senen. Setelah selesai jalan-jalan cari tas buat ngantor, kami pun memutuskan untuk mengisi perut kami yang mulai kelaparan Chicken Story Atrium Senen yang ada di lantai 4.
Tibalah saat memesan. Pilihan kami jatuh pada Ayam Bakar Spicy dan Ayam Bakar Madu Kurma. Urusan lauk beres. Dengan harga menu tersebut Rp. 17.000,00 ternyata kami belum mendapatkan nasi. Setelah membaca menu kembali, mata kami menemukan bahwa harga nasi putih satu piring adalah Rp. 6.000,00 dengan tambahan tulisan di dalam kurung (free refill).
Otak hemat kami berdua (ya memang kami pasangan hemat dan menolak disebut pelit #sikap) langsung berpikir "Bagaimana kalau pesan nasi putihnya satu saja, tapi kami langsung minta refill, jadi nanti kami mendapatkan 2 piring nasi. Satu piring kami bayar, satu piring refill dari yang kami bayar"
Setelah berpikir seperti itu, kami pun bertanya kepada …

Review Gadget Asal-Asalan: Samsung Galaxy S4

Yuhuuuu...
Setelah beberapa kali mereview tempat makan, film maupun buku, sekarang saya mau mencoba mereview sebuah gadget. Dan gadget yang beruntung untuk saya review kali ini adalah Samsung Galaxy S4. Oh iya, sebelumnya, terima kasih kepada teman saya @melissa_purba yang sudah bersedia meminjamkan S4 di kantor untuk saya otak-atik.

Sebelum kalian baca review saya ini, harap diingat bahwa ini adalah review dari seorang awam. Jadi kalau ga detil dan mendalam ya dimaafkan ya. :)
Oke lanjut..
SAMSUNG GALAXY S4
1. Bentuk
Dari segi bentuk,bagi saya mirip seperti SIII, cuma memang ukuran layarnya lebih besar. Kalau SIII memiliki layar 4,8 inchi, maka S4 memiliki layar 5 inchi. Ya memang si, masih kalah lebar dibandingkan Galaxy Note II saya yang ukurannya 5,5 inchi (gak mau kalah..).hehe...

Tampilan layar S4 ini bening banget. Katanya si karena tingkat kerapatan pikselnya lebih rapat daripada milik SIII.
2. Kamera
Salah satu fitur unggulan di Samsung Galaxy S4 menurut saya adalah pada kamera…

Apa Semua Harus Dengan Passion?

Apa passionmu?

Kata passion memang lagi ngetren banget di buku-buku motivasi dan seminar-seminar tentang dunia kerja.Bahkan orang-orang pun seakan berbondong-bondong membicarakan passion, dan seakan berbicara tentang passion adalah menjadi kewajiban ketika ditanya tentang masa depan,karier dan hal-hal seperti itulah. Passion bagi saya adalah sesuatu minat yang besar terhadap sesuatu hal yang membuat kita mau melakukan hal tersebut dengan penuh semangat dan rasa bahagia. Passion setiap orang tentulah berbeda-beda. Saya ambil contoh dari film 3 Idiots saja. Dalam film tersebut diceritakan salah satu tokoh yang merupakan mahasiswa teknik, akhirnya memilih mengikuti passionnya di bidang fotografi dan akhirnya ia sukses menjadi seorang fotografer majalah internasional.

Lalu pertanyaan saya kemudian adalah apakah semua hal yang harus kita lakukan harus berdasarkan passion kita. Dan apakah semudah itukah mengikuti dan mewujudkan passion kita.

Beberapa waktu lalu, saya menonton film berjudul…

Fitness, Diet dan Pesta Pernikahan

Apa hubungan antara fitness, diet dan pesta pernikahan?
Kalau kamu berharap saya akan menjelaskan secara ilmiah dan teoritis apa hubungan ketiga hal itu, maka lebih baik jangan meneruskan untuk membaca tulisan ini. Karena sebenarnya tulisan ini adalah hasil pikiran iseng saya yang melihat bahwa ternyata fitness, diet dan  pesta pernikahan itu memiliki hubungan yang bisa dibilang sangat erat.Kemarin sore, saya dan teman saya pergi ke tempat fitness di kantor saya. Di tempat fitness tersebut, kami bertemu dengan salah seorang teman yang sedang latihan. Setelah kami ajak ngobrol, ternyata dia bilang bahwa teman saya tersebut akan menikah pada bulan Agustus.Sepulang dari tempat fitness tersebut, saya jadi teringat dengan beberapa teman kantor saya yang juga rajin fitness dan melakukan diet beberapa bulan sebelum pernikahan. "Biar kebaya dan jasnya muat", begitu kata mereka. Ya intinya mereka menjaga penampilan agar pada saat pesta pernikahan atau resepsi, mereka bisa tampil mena…