Sabtu, 11 Mei 2013

Apa Semua Harus Dengan Passion?


Sumber foto: sammykirana.blogspot.com
Apa passionmu?

Kata passion memang lagi ngetren banget di buku-buku motivasi dan seminar-seminar tentang dunia kerja.Bahkan orang-orang pun seakan berbondong-bondong membicarakan passion, dan seakan berbicara tentang passion adalah menjadi kewajiban ketika ditanya tentang masa depan,karier dan hal-hal seperti itulah.
Passion bagi saya adalah sesuatu minat yang besar terhadap sesuatu hal yang membuat kita mau melakukan hal tersebut dengan penuh semangat dan rasa bahagia. Passion setiap orang tentulah berbeda-beda. Saya ambil contoh dari film 3 Idiots saja. Dalam film tersebut diceritakan salah satu tokoh yang merupakan mahasiswa teknik, akhirnya memilih mengikuti passionnya di bidang fotografi dan akhirnya ia sukses menjadi seorang fotografer majalah internasional.

Lalu pertanyaan saya kemudian adalah apakah semua hal yang harus kita lakukan harus berdasarkan passion kita. Dan apakah semudah itukah mengikuti dan mewujudkan passion kita.

Beberapa waktu lalu, saya menonton film berjudul 9 Summer 10 Autumn, sebuah film yang menceritakan kisah hidup Iwan Setyawan. Dalam film tersebut, dikisahkan Iwan Setyawan, yang lahir dan besar di keluarga sangat sederhana, ibunya adalah ibu rumah tangga dan ayahnya adalah seorang sopir angkot. Saking sempitnya rumah yang ditempati Iwan Setyawan dan ia harus tidur berbagi ranjang dengan 4 orang kakak dan adik perempuannya, Iwan Setyawan memiliki mimpi bahwa suatu hari nanti ia ingin memiliki kamar pribadinya sendiri. Singkat cerita, Iwan akhirnya berhasil menjadi Direktur sebuah perusahaan di New York, dan berhasil memiliki kamarnya sendiri. Bahkan, ia telah membangunkan kamar-kamar bagi para keponakannya.

Mengejar dan mewujudkan passion memang sangat penting menurut saya. Tapi selain memikirkan passion, bagi saya ada hal-hal lain yang juga penting ketika kita berpikir tentang masa depan kita. Tanggung jawab kepada orang tua dan keluarga serta membahagiakan mereka semua menurut saya adalah salah satu hal yang penting selain passion. Ada kalanya pula, tanggung jawab menjalankan tugas dan pekerjaan adalah hal lain yang penting selain passion.

Saya jadi ingat ucapan seseorang ketika saya mengikuti diskusi film "Lincoln" beberapa waktu yang lalu. Salah seorang pembicara mengatakan bahwa "tidak semua pekerjaan itu membutuhkan passion. Presiden misalnya. Kita tidak mungkin mempercayakan negara kepada orang yang hanya mengikuti passion-nya". Pikiran saya jadi membayangkan bahwa kita punya Presiden yang sibuk memikirkan passionnya, misalnya musik atau seni, dibandingkan memikirkan negaranya.Hehe..Lucu mungkin ya.

Sekali lagi, mengikuti passsion itu penting. Namun bukanlah yang terpenting. Itu menurut saya ya.
:)

4 komentar:

  1. Betul betul betul.passionku nulis tp aku banker.dan aku bisa menikmati keduanya kok.yg penting pekerjaan yg kita lakukan bkn hal yg kita benci maka msh fine aja.hanya saja jk kita bekerja sesuai passion mungkin kepuasannya lbh maksimal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali Mba.
      Aku PNS tapi passionku nyanyi.Jadilah aku penyanyi kamar mandi. Hehe..
      Memang impian semua orang si kerja sesuai passion.Tapi kalo pun enggaka,asalkan pekerjaan kita masih memberi waktu luang untuk kita mewujudkan passion, why not.

      Hapus
  2. Yes setuju! Passion itu bahan bakar menurutku. Tanggung jawab dan kewajiban mah keharusan yang mutlak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju din.
      Ayo kamu kejar mimpi dan passionmu din. Selagi masih muda..:)

      Hapus

Jangan lupa komentarnya ya....:))

Masa Pertumbuhan Kita

Kalian pasti pernah menerima ucapan dari teman atau saudara kalian dengan bunyi kira-kira seperti ini " Makan yang banyak ya. Kan lagi ...