Selasa, 07 September 2010

(Nemenin) Beli Kamera Digital

Oleh: R. Benny Murdhani (sekarang sudah sesuai akta kelahiran, hehe....)

Kemarin siang, temanku Ali telepon aku. Dia bilang minta ditemeni beli kamera digital. “Ok”, itu jawaban singkatku menerima tawaran dia. Toh juga kemarin aku tak ada kegiatan apa-apa (dan memang sering sekali aku tidak kegiatan..hehe)

Singkat cerita, siang itu kami telah sampai di Depo Pelita Sokaraja. Setelah memarkir motor, kami masuk ke Depo Pelita.

Stand kamera digital letaknya ada di sebelah kanan. Jadi begitu masuk, kita tengokan kepala kita ke arah kanan (hehe…). Disana sudah menanti mbak dan mas berseragam biru ala Depo Pelita, siap melayani pembeli.

Dengan alasan warna (Ali suka banget warna item dan cuma mau kamera warna item) dan bujet maksimal 1,5 juta, kami ditawari Samsung ES25 dan Sony yang saya lupa tipenya.
Transaksi berlangsung cukup lama karena kami Ali kebingungan untuk memilih yang mana yang akan dibeli. Banyak hal yang menjadi pertimbangan kami :

1. Harga
Dari segi harga, Samsung memasang bandrol yang lebih rendah daripada Sony, yaitu sekitar 350 ribu. Samsung memberi harga Rp. 1 juta (di internet saya cek 995 ribu, selisih 5 ribu dari harga di Depo Pelita), sedangkan Sony memberi harga Rp. 1.350.000,-(karena saya lupa tipenya, saya gak bisa cek harganya di internet).

2. Gambar
Dari segi gambar, Samsung memberikan gambar dan warna yang tajam, sedangkan Sony memberikan gambar yang natural dan sesuai dengan aslinya. Dari segi gambar ini, saya pribadi cenderung memilih Samsung (dan akhirnya memang Ali memilih Samsung)dibanding Sony. Di mata saya, hasil foto dari Samsung terasa lebih "nyeni".
Orang lain bisa saja memilih Sony, karena semua tergantung selera.

3. Merk
Orang awam mungkin akan lebih memilih Sony dibandingkan Samsung. Merk Sony memang telah kuat di beberapa produk seperti konsol game, walkman, TV, dll. Tapi jangan berpikir seperti itu dulu, karena kemarin mbak penjaga stand bilang kalau Samsung ternyata telah lebih lama berkecimpung di jenis produk kamera dibandingkan Sony. A new fact I found yesterday.

4. Fitur, lensa dan body
Dari segi fitur sebenarnya Sony lebih menarik. Satu fitur dari Sony yang sempat saya coba adalah fitur Smile shutter, yaitu fitur dimana kamera akan otomatis mengambil gambar alias "shoot" ketika mendeteksi wajah yang tersenyum. And it works guys, nice actually.... Untuk Samsung sendiri fiturnya tidak sempat saya coba meski kata mbaknya fitur-fitur di Samsung tidak terlalu jauh berbeda.
Kedua kamera ini, baik Sony maupun Samsung sudah bisa video dengan durasi sesuai dengan ketersediaan memory penyimpanan. Untuk memory card 4 GB dengan setelan "best quality", video yang bisa disimpan sekitar 30 menitan.
Dari segi body, Samsung terasa lebih ringan dibawa. Mungkin karena faktor LCD view yang disematkan Samsung lebih kecil dibandingkan milik Sony. Body Samsung juga menurut saya pribadi lebih kecil daripada Sony. Kemarin sih kami hanya ditawari yang warna item karena sejak awal Ali memang ingin yang warna item.
Untuk lensanya, Samsung lebih unggul karena memberikan 4x optical zoom. Sony hanya memberikan 3x optical zoom.

5. Memory card
Dua-duanya tidak menyertakan memory card dalam paket penjualannya. Jadi kita harus membeli memory card secara terpisah. Kemarin Ali sih membeli yang 4 gb. Seperti yang udah saya tulis di atas, untuk kualitas gambar terbaik, durasi video yang bisa disimpan sekitar 30 menit. Sedangkan untuk foto kualitas terbaik, bisa sekitar 4 ribu foto.

6. Baterai
Kedua kamera ini menggunakan baterai AA. Sebenarnya kami ditawari juga tipe lain yang menggunakan baterai lithium, tapi dengan pertimbangan fleksibilitas, mbak penjual menyarankan untuk memilih yang menggunakan baterai AA. Betul juga sih pikirku. Coba bayangkan kamu lagi jalan-jalan ke tempat yang ga ada daya arus listrik, sedangkan kamera digital kamu yang baterainya lithium lagi lowbet. Ga bisa ngecas kan.
Beda kalo pake yang baterai AA karena baterai jenis ini relatif mudah ditemukan (dibeli tapi lho...) di toko dan supermarket, atau bahkan warung-warung kecil. Jadi kamu bisa bawa cadangan baterai AA yang banyak kalau mau bepergian ke tempat dimana kamu gak yakin kamu bisa ngecas di tempat itu. Mahal?? Ga juga. Kan kamu masih bisa beli baterai AA yang rechargeable. Kemarin sih baterai AA merk Energizer yang bisa dices
harganya 65 ribu sepasang. Kalo yang plus chargernya 150 ribu plus 2 baterai.

Dan, setelah mempertimbangkan hal-hal di atas, kami (Ali lebih tepatnya..) memutuskan membeli Samsung ES25. Dan you know what, kamera itu tinggal stok satu-satunya yang warnanya item. Pertanda alam memang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa komentarnya ya....:))