Rabu, 01 Juli 2009

Lain Orang Lain Tarif

Oleh: Robertus Benny Murdhani

Melakukan perjalanan dengan kendaraan umum selalu punya cerita tersendiri buat saya. Kali inipun pengalaman yang saya alami kemarin malam dan tadi pagi.

Ceritanya kemarin saya dan beberapa teman saya pergi ke rumah teman saya di Cilacap. Kami berlima berangkat dari terminal Purwokerto dengan menumpang di bis (saya lupa namanya). Setelah menempatkan diri di kursi bis yang masih banyak kosong, tak lama setelahnya bis pun berangkat.

Sekitar 10 menit perjalanan, kondektur mulai menarik bayaran. Karena tak tahu, saya bertanya ke kondektur,"Berapa pak?". Dengan singkat, dia menjawab,"15 ribu mas". Panggilan temanku mencegahu untuk segera membayar karena temanku bicara, "biar aku aja yang bayar mas ben". Ya sudah saya pun menurutinya. Tak lama setelah urusan bayar-membayar, saya pun mengisi hampir sepanjang perjalanan dengan tidur. Meskipun kami diturunkan sebelum sampai Cilacap, kami masih beruntung karena teman kami segera menjemput kami dengan mobil dan mengantarnya ke rumah orang tuanya.

Nah judul "lain orang lain tarif" mulai muncul di otak saya ketika saya bertanya kepada teman yang membayari saya. "Tadi 5 orang kamu bayar berapa??",tanya saya. Teman saya itu menjawab, "30 ribu mas buat berlima". Masih dengan terheran-heran, saya menyahut "Padahal tadi aku disuruh bayar 15 ribu".

Memang tarif kendaraan umum, terutama bis, sangat membingungkan saya. Saya selalu bingung saat membayar tarif perjalanan dengan bis. Entah berapa harga tarif perjalanannya sebenarnya karena kadang ada calo-calo yang dengan seenaknya memberikan harga yang mahal.

Cerita lain "lain orang lain tarif" saya alami lagi di pagi harinya ketika pulang dari Cilacap ke Purwokerto. Karena kebetulan saya ada urusan di siang harinya, jadi saya pun pulang sendiri (teman-teman saya masih ingin main di pantai....). Nah ketika ditarik bayaran, segera kuberikan uang 7 ribu yang sudah kupersiapkan di kantong baju. Saya menyiapkannya karena teman saya yang asli Cilacap bilang kalau tarifnya berkisar 6-7 ribu. 

Tak lama setelah keluar dari terminal Cilacap, ada seorang ibu yang naik ke bis dan duduk di bangku di depan bangku saya. Kondektur pun segera datang dan segera menarik bayaran. Yang saya lihat dan dengarkan, si ibu memberikan uang 5 ribu rupiah untuk Cilacap ke Purwokerto. Tapi sang kondektur berkata dengan meyakinkan, "dari Cilacap ke Purwokerto bayarnya 10 ribu bu". Dan "lain orang lain tarif" pun lagi-lagi terjadi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa komentarnya ya....:))

Masa Pertumbuhan Kita

Kalian pasti pernah menerima ucapan dari teman atau saudara kalian dengan bunyi kira-kira seperti ini " Makan yang banyak ya. Kan lagi ...