Rabu, 31 Juli 2013

Mari Melihat, Mari Merenung


Beberapa hari yang lalu, teman saya menyebar link video ini di grup Whatsapp yang saya ikuti. Mungkin efek setelah menonton video ini akan berbeda-beda bagi setiap orang, tapi saya sendiri sempat menitikkan air mata setelah selesai melihat video ini. :')

Mari melihat, mari merenung.

Selamat menonton. :)

Sabtu, 20 Juli 2013

Struk Belanja Nan Boros Kertas

Pernahkah kamu belanja di toko swalayan semacam Hypermart, Carrefour, Lotte Mart dan sejenisnya, maupun toko-toko semacam Alfamart maupun Indomaret?

Setiap kali kita belanja di toko semacam yang saya sebutkan di atas, pasti kita akan mendapatkan struk belanja kan. Nah, pernahkah kalian menyadari bahwa beberapa toko cenderung sangat boros menggunakan kertas untuk mencetak struk belanja di toko mereka.

Gambar 1: Struk Belanja di Indomaret untuk 2 produk


 Gambar 2: Struk belanja di Hypermart untuk 3 produk

Perhatikan contoh 2 struk belanja yang saya tampilkan di atas. Gambar 1 adalah struk belanja yang saya dapatkan ketika saya berbelanja dua buah produk di Indomaret. Lalu sekarang perhatikan dan bandingkan dengan Gambar 2, yaitu struk belanja ketika saya belanja 3 buah produk di Hypermart.

Sekarang bandingkan, saja panjang struk belanja pada Gambar 1 dan Gambar 2. Coba pikir bahwa perbedaan satu produk saja antara produk yang dibeli sesuai Gambar 1 dan Gambar 2, tapi menghasilkan perbedaan yang cukup besar. Perbedaan antara panjang dan lebar kertas yang digunakan oleh Hypermart dengan Indomaret, dimana menurut saya, Hypermart terlalu boros dalam menggunakan kertas.

Seandainya saya jadi salah satu petinggi di Hypermart, saya akan mengusulkan agar desain atau bentuk struk belanja di Hypermart agar diperbaiki menjadi lebih ringkas dan pendek daripada yang sekarang ada. Mungkin ukuran font  yang diperkecil, ataupun pengurangan spasi antara satu kata dengan kata di bawahnya.

Ada dua keuntungan yang menurut saya bisa didapat oleh Hypermart seandainya mereka melakukan hal yang sudah disebutkan tadi. Keuntungan pertama adalah bahwa pengurangan penggunaan kertas akan membawa efek yang bagus dalam lingkungan. Semakin sedikit kertas yang dipakai, semakin sedikit pula pohon yang ditebang untuk dijadikan kertas kan. :)

Dan, keuntungan kedua adalah dengan semakin sedikit kertas yang dipakai, itu artinya Hypermart bisa irit dalam hal pembelian kertas untuk struk belanja. Dan artinya, penghematan bagi Hypermart itu sendiri, sehingga dana yang tersisa bisa dialokasikan untuk hal positif lainnya.

Fenomena struk belanja di Hypermart nan boros kertas itu tadi baru satu contoh yang saya temukan. Mungkin kalau saya hobi belanja di toko maupun mall, saya bisa lebih banyak membandingkan antara struk belanja satu toko dengan toko lainnya. Hehe..Sayangnya tidak. 

Jadi, sudah siap memperhatikan struk belanja yang kamu dapatkan ketika berbelanja di toko?
Mari berburu struk belanja..... :)

Senin, 15 Juli 2013

Review Film "Pacific Rim" : Monster Melawan Robot Penghancur


sumber gambar: http://en.wikipedia.org/wiki/Pacific_Rim_%28film%29

Judul film: Pacific Rim
Durasi : 132 menit
Pemain:
Charlie Hunnam, Idris Elba, Rinko Kikuchi, Charlie Day, Rob Kazinsky, Max Martini,
Ron Perlman
Sutradara: Guillermo del Toro
Tahun: 2013

Ringkasan:

Pacific Rim ini bermula dari kemunculan Kaiju di bumi. Kaiju sendiri adalah sebutan yang diberikan kepada monster dengan ukuran raksasa yang menyerang bumi. Melihat bahwa teknologi di bumi belum mampu mengalahkan Kaiju, maka bersatulah negara-negara di dunia untuk membuat sebuah senjata jenis baru. Mereka menciptakan sebuah "monster" alias robot raksasa yang disebut dengan Jaeger, guna mengalahkan monster tersebut. Setiap satu Jaeger dikendalikan oleh dua orang yang disebut pilot.

 Awalnya satu persatu Kaiju yang muncul dari dasar lautan yang disebut "lubang terobosan" itu dapat dikalahkan oleh para Jaeger yang tersebar di beberapa daerah atau negara. Namun, lama-kelamaan, ternyata Kaiju yang muncul menyerang bumi semakin meningkat kekuatannya. Hal tersebut membuat para Jaeger pun terpaksa kalang kabut menghadapi para Kaiju, dan alhasil para Jaeger pun satu persatu rusak dan dikalahkan oleh Kaiju. Pentecost (Idris Elba) sebagai pemegang kendali proyek Jaeger pun akhirnya berencana menghancurkan "lubang terobosan" dengan didukung oleh 4 Jaeger yang tersisa. Berhasilkah rencana Pentecost dalam menghentikan kedatangan Kaiju?

Komentar:

Film ini pas banget ditonton kalau kalian memang ingin merasakan keseruan pertarungan antara Jaeger vs Kaiju. Sayangnya, beberapa adegan drama yang sedianya menjadi pemanis di film ini, menjadi nilai minus untuk film ini. Dialog-dialog antara Raleigh Becket (Charlie Hunnam) dan Mako Mori (Rinko Kikuchi) terdengar sangat kaku dan cenderung dipaksakan.

Akhir cerita filmnya sudah bisa saya tebak dari awal cerita. Ya memang untuk film dengan pemisahan tokoh jahat dan baik yang sangat jelas, di film ini si jahat adalah Kaiju dan si baik adalah manusia dan Jaeger, akhir cerita sudah pasti berakhir dengan kemenangan di pihak baik. Tapi tenang, meski sudah bisa menebak akhir ceritanya, kalian pasti masih penasaran dong adegan-adegan bagaimana para Jaeger mengalahkan para Kaiju. Membuat saya ingat masa kecil saya saat menonton film Ultraman, dimana sang Ultraman bertempur melawan monster yang ingin menghancurkan bumi.

Selamat menonton. :)

Senin, 24 Juni 2013

Harga BBM Naik dan Isi Celengan Turun


sumber gambar: www.uang-kuno.com

Pengurangan subsidi BBM yang menyebabkan kenaikan tarif baru BBM premium, dari semula Rp.4.500 per liter, menjadi Rp. 6.000 per liter. Sejak kenaikan pada tanggal 22 Juni 2013 pukul 00.00 tersebut, saya sebagai seorang pengguna setia transportasi Kopaja dan Transjakarta pastinya sudah memperkirakan akan adanya kenaikan tarif angkutan umum, terutama kedua jenis angkutan umum tersebut.

Dugaan saya separuh salah dan separuh benar, karena ternyata di sore hari, saat saya menaiki Kopaja dari daerah rumah saya di bilangan Antasari Jakarta Selatan menuju Blok M  tanggal 22 Juni, tarif Kopaja sudah naik dari Rp. 2000 menjadi Rp. 2.500. Untung saja, saat saya menggunakan Transjakarta pada tanggal 23 Juni 2013, tarif Transjakarta masih tetap Rp. 3.500. Untunglah...:)

Itu kan tadi dampak kenaikan harga BBM terhadap kenaikan tarif angkutan umum.
Lalu sekarang, apa dong hubungan harga BBM yang naik dengan isi celengan yang turun? Emang ada kaitannya ya?

Ya ada dong.
Jadi gini. Biasanya saya yang pengguna Transjakarta ini, membayar tiket dengan uang lebih. Jadi dengan harga tiket Rp. 3.500, biasanya saya membayar dengan dua lembar uang dua ribuan, ataupun selembar uang sepuluh ribuan. Pokoknya, saya selalu mendapatkan pecahan uang logam 500-an. Dan biasanya pula, uang logam 500 itulah yang saya sisihkan untuk dimasukkan ke dalam celengan.

Tapi sekarang...
Dengan kenaikan tarif Kopaja dari Rp.2.000 ke Rp.2.500, maka otomatis membuat saya harus menyiapkan selalu uang logam 500. Karena, seringkali yang terjadi di Kopaja adalah saat saya membayar dengan uang Rp. 3.000, maka si kondektur atau kenek tidak akan memberi uang kembalian kepada saya. Alasannya ya dia tidak punya uang kembalian 500 perak.

Nah, sudah paham kan apa yang ingin saya maksud dengan judul tulisan ini.
Jadi, uang kembalian 500 perak dari Transjakarta, yang dahulu biasanya saya masukkan ke dalam celengan, sekarang saya pakai untuk membayar ongkos Kopaja yang sebesar Rp. 2.500 itu. Alhasil, lama-kelamaan, isi celengan saya jadi gak nambah-nambah. Hehe..

Itu sih menurutku salah satu dampak tidak langsung dari harga BBM yang naik. 
Apa kamu mengalami hal yang sama seperti saya?
:)


Minggu, 23 Juni 2013

Pedasnya Sambel Setan Warung Cirebon Bu Mut Pejompongan

Awalnya datang kesini karena gak sengaja. Tadinya, saya dari arah Blok M hendak menuju ke arah Sarinah Thamrin. Tapi apa daya, Kopaja 19 yang saya melewati malah tidak bisa lewat Semanggi, dan malah berbelok ke arah Slipi dan menuju ke Tanah Abang melalui Pejompongan. Pas di sekitar perempatan Lembaga Administrasi Negara, saya sengaja turun karena yakin ke arah Tanah Abang pasti macet total akibat perayaan HUT Jakarta. Sembari menunggu Kopaja ke arah Blok M datang, ternyata pandangan mata saya terusik pada sebuah warung yang ada di sekitar jalan itu.


Warung Cirebon Sambal Setan Bu.Hj. Mut. Itulah nama warung yang langsung membuat saya penasaran. Apa sebab? Pertama adalah warung itu sangat-sangat ramai dikunjungi orang. Dan yang kedua adalah apa lagi kalau bukan nama "Sambel Setan" itu. Sebagai penggemar masakan pedas, langsung saja perut saya keroncongan mendengar istilah "Sambel Setan" tersebut.

Yang satu goreng, yang satu ngulek sambel (dok.pribadi)
Malam itu saya memesan ayam goreng bagian dada, sepiring nasi dan segelas es teh. Bagi yang ingin makan disini memang harus sabar untuk menunggu. Saat saya memesan saja, saya mesti menunggu sekitar 10 menit untuk dapat meja dan kursi kosong. Ya memang, jumlah meja dan kursi disini menurut saya terlalu sedikit, padahal pengunjung yang datang ramai sekali malam itu. Bahkan beberapa pengunjung makan sambil berdiri.


Ramenya pengunjung warung ini (dok.pribadi)
Tuh yang di luar lagi pada antri (dok.pribadi)

Tak lama setelah saya memesan, hidangan saya datang. Sepotong ayam goreng dada, sepiring nasi putih, segelas es teh, sepiring lalapan dan sepiring kecil Sambel Setan. Penasaran dengan rasa pedasnya, segera saja saya mengambil lalapan dan mencocolnya ke dalam sambal. Dan ternyata..rasanya benar-benar pedasssss..Saya saja sampai harus pesan segelas es teh lagi, segera setelah segelas es teh yang pertama ludes saya minum.

Pesanan saya malam ini (dok.pribadi)

Lalapan yang disajikan disini agak berbeda dengan di warung-warung biasanya. Di warung ini, lalapan seperti kacang panjang, buncis labu siam, dan kol sudah terlebih dahulu direbus. Hanya ketimun saja yang disajikan mentah. Malam itu lalapan yang saya dapatkan berupa buncis rebus dan ketimun.
Penampakan si "Sambel Setan" (dok.pribadi)
Jujur saja, rasa ayam gorengnya sih menurut saya biasa-biasa saja dan bumbunya kurang terasa. Tapi memang benar, sambel setannya yang ekstra pedas itu yang membuat saya lahap makan. Saya malah lebih suka makan sambelnya dengan lalapan rebus itu lho, mengingatkan saya akan masakan Ibu di rumah.

Harga makanan dan minuman disini standar seperti warung ayam goreng lainnya kok. Untuk satu potong ayam goreng dada, sepiring nasi plus lalapan dan sambel setan, dan dua gelas es teh, saya cukup merogoh kocek sebesar Rp. 21.000, dengan rincian Rp.15.000 untuk nasi plus ayam, lalapan , sambel, dan Rp. 6.000 untuk dua gelas es teh.

Buat kalian yang doyan banget masakan bercitarasa pedas, wajib banget datang ke tempat ini. Tempatnya mudah ditemukan kok. Jadi kalau kalian dari arah Benhil, dari perempatan LAN kalian tinggal belok kanan ke arah Tanah Abang. Letak warungnya sekitar 50 meter dari perempatan LAN tersebut.

Selamat berkuliner... :)

Masa Pertumbuhan Kita

Kalian pasti pernah menerima ucapan dari teman atau saudara kalian dengan bunyi kira-kira seperti ini " Makan yang banyak ya. Kan lagi ...